Home > poem > Epilog Sajadah

Epilog Sajadah

Hanya malam biasa seperti malam-malam biasanya
Malam ketika semua terasa sepi dan senyap tanpa suara

Malam ketika Ia mengabulkan do’a
Malam ketika malaikat diutus turun ke bumi
Malam ketika aku rindu suara isak tangis
Malam ketika aku masih terlipat rapi dalam lemari
Malam ketika aku melihatmu masih pulas dalam balutan selimut hangat

Bandung, 27 Juli 2007

Categories: poem Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.