Home > review > Setan Angka

Setan Angka

Setan AngkaBTW rajin banget sih saya posting? Maaf ya, buat yang bosen nggak usah baca aja :p

Yup, kali ini mau cerita tentang sebuah buku berjudul Setan Angka karya Hans Magnus Enzenberger. Buku ini bukan tentang setan dan hal-hal mistis macam uka-uka, bukan juga tentang angka-angka yang dipercaya punya “kekuatan gaib”, dan bukan buat nakut-nakutin Matematika kok… justru mengetengahkan Matematika dan angka sebagai sesuatu yang bisa dipandang dari sisi lain.

Buku ini bener-bener menggabungkan sisi lain dari cara memahami Matematika dengan khayalan yang mungkin cuma dilakukan oleh anak kecil.

Buku ini emang nggak terlalu cocok buat mahasiswa apalagi yang emang doyan Matematika seperti orang ini misalnya. Tapi buku ini juga nggak terlalu cocok buat anak kecil yang sama sekali belum bisa berhitung. Jadi buku ini saya nilai akan menarik untuk anak mulai kelas enam SD. Tapi kalau emang tertarik untuk mengetahui “cara lain” untuk proses kali, bagi, tambah, kurang, akar, kuadrat, dsb. baca aja, menarik kok. Lagipula bahasa dan ilustrasinya mudah dan cukup enak dikunyah.

Hal yang cukup menarik juga adalah kenyataan bahwa sang penulis ternyata bukan ahli yang mengkhususkan diri di bidang Matematika. Beliau sepertinya ingin membahasakan Matematika yang seringkali jadi momok bagi anak sekolahan sehingga tampak menyenangkan. Dan menurut saya, beliau cukup berhasil, hingga buku tersebut konon menjadi buku terlaris di Italia, Spanyol, dan Jerman.

Menarik, bagaimana seseorang yang tidak ahli dapat membahasakan sesuatu menjadi hal yang menarik karena ia memiliki tujuan….

Categories: review Tags:
  1. ray rizaldy
    January 29, 2008 at 1:05 pm | #1

    hwaaa, ini buku yang daku pinjam pas kelas probstat waktu itu yaaa..?

    yuppi (eh ini sih merk permen)

  2. kceydloaz
    January 30, 2008 at 6:33 am | #2

    omoshirokatta, yonde imasu.

  3. January 31, 2008 at 4:46 pm | #3

    yap..
    aku pernah baca buku ini beberapa bab…
    walaupun tidak jadi membelinya…
    memang menarik, meskipun aku dulu juga gak suka matematika.. hhehe

  1. No trackbacks yet.