Home > perception > Ciri-Ciri Manusia Indonesia

Ciri-Ciri Manusia Indonesia

Dalam sebuah kuliahnya, dosen PPKn saya bercerita tentang ciri-ciri manusia Indonesia yang pernah ditulis oleh Mochtar Lubis (1986). Lengkapnya ada di sini

Sepertinya bisa ditambahkan satu lagi:

enggan/takut/entah-kenapa-tak-jua berubah :)

Buktinya, walau sudah ditulis berpuluh tahun yang lalu, ciri-ciri itu masih juga dipakai oleh dosen saya sebagai referensi, dan bagi saya pun ciri-ciri itu memang masih secara signifikan ada pada diri saya  :(

Categories: perception Tags:
  1. April 10, 2008 at 6:40 pm | #1

    Memang masih relevan kok hingga saat ini….

    Salam kenal….

    salam kenal juga…
    iya, kok bisa ya kita mempertahankan ciri-ciri itu sedemikian rupa :D

    kadang jadi nanya, klo yang zaman dulu kita denger dari guru2 SD klo ciri-ciri orang Indonesia itu yang baik-baik kek “ramah, gotong royong, tepa selira, dll (All PPKn’s chapters)” itu dikarang siapa ya :D

  2. April 14, 2008 at 9:28 am | #2

    takut berubah, padahal tahu manfaatnya..

    apa karena tahu dan takut akan konsekuensi ya?

  3. hanoi
    April 20, 2008 at 1:16 am | #3

    kadang jadi nanya, klo yang zaman dulu kita denger dari guru2 SD klo ciri-ciri orang Indonesia itu yang baik-baik kek “ramah, gotong royong, tepa selira, dll (All PPKn’s chapters)” itu dikarang siapa ya

    itu mah “aku ideal”nya indonesia yang bisa ditemukan di dalam pancasila.

    tapi kita sering terlena dengan karakter yang kita anggap kita miliki itu kan?

  4. May 27, 2008 at 9:20 pm | #4

    Mungkin bukan dikarang, tapi sisi yang satunya lagi….Sepertinya orang Indonesia memang punya 2 wajah. 1 wajah untuk diperlihatkan, 1 wajah lagi keliatan sendiri belakangan….
    He..he…he…

    umm untuk kalangan tertentu, terutama kalangan “terpelajar” mungkin memang gt, tp kalo untuk masyarakat kbanyakan?

  1. No trackbacks yet.