another mitsaaqan ghaliidza
May 11, 2008
11 comments
Aku menunduk mencoba untuk merenung dengan takzhim. Entah kenapa begitu banyak hal yang melintas di benakku. Ayahku yang mungkin tengah menyaksikan kami dari alam sana… mama yang telah berjuang membesarkan kami sendirian…. Dan ke-Maha-Besar-an-NYA yang telah menjadikan suatu mitsaaqan ghaliiza….
“Abdi nikahkeun anjeun sareng putri teges Bapak…..”
“Tarima Abdi nikah sareng putri teges Bapak….”
Dan air mata ini mulai meluncur perlahan diantara riuh suara hamdalah di sekitarku. Dan sekali lagi suatu perjanjian yang berat telah terucapkan. Read more…
Recent Comments