Archive

Posts Tagged ‘kuliner’

Berasa Wisata Kuliner

June 27, 2008 anis 16 comments

Yosh, seudah hampir dua minggu berada di Surabaya, rasanya udah cukup banyak jenis makanan “asing” yang udah saya coba… hehehe secara setiap makan siang kami selama KP, RAM (Reisha-Anis-Mita, pen) selalu mencari tempat makan yang berbeda dan berusaha menemukan makanan yang baru ^_____^.

Dan ini beberapa diantaranya:

1. Rujak Cingur

Sampai saat ini, inilah makanan yang menempati posisi teratas ranking makanan teraneh yang saya coba hehehe… ya gimana nggak? Di Bandung itu (dan orang Bukittinggi/Minang serta Medan pun menyetujui) yang namanya rujak ya isinya buah-buahan. Read more…

Categories: review Tags:

Macaronni Schootel

March 6, 2008 anis 15 comments

Wah judulnya sudah cukup menggambarkan isi dari postingan saya kali ini ya ^_^. Yup, hari ini Klub Masak Informatika (KMIF) baru aja memulai kegiatannya. Dan saya didaulat untuk jadi kontributor masakan pertama. Dan karena banyak yang pingin tau resepnya, saya posting di sini aja ya sebelum blog KMIF terwujud.

Oke, ini dia resepnya (padahal biasanya saya nggak suka tau jumlah takarannya, jadi ini agak2 ngasal ya :p)

Bahan:

Macaronni 250gr, ayam 250gr, telur 4 butir, keju secukupnya, susu cair 250ml, bawang bombay satu buletan, bawang putih 2 siung, minyak sayur secukupnya, minyak wijen secukupnya, mentega buat olesan secukupnya, daun basil (klo g ada bisa diganti oregano, ga ada juga? ya udah pake seledri aja…) secukupnya

Bumbu:

Garam, merica, pala bubuk, bumbu kaldu

Cara Memasak:

      • rebus macaronni sampai agak lunak, tapi jangan terlalu lunak juga soalnya tahap memasaknya nggak cuma sekali. Jangan lupa pakai sedikit garam dan minyak waktu merebus. Kalau udah cukup lunak ditiriskan
      • rebus juga ayamnya. kalau udah empuk terus ayamnya dicincang
      • tumis bawang putih dan bawang bombay yang udah dicincang halus sampai harum
      • masukin minyak wijen (bisa juga dipake sejak awal numis, jadi nggak perlu pake minyak sayur)
      • masukin ayam cincang, tumis sampai agak kecokelatan
      • masukin susu
      • masukin macaronni
      • masukin bumbu (garam, merica, bumbu kaldu, pala bubuk sesuai selera) aduk sampai rata. Masukin juga daun basil-nya (yang klo ga ada bisa diganti ma oregano ato seledri)
      • masak sampai adonan agak mengental. Kalo dah agak kental matiin kompor dan diamkan adonan beberapa saat sampai agak dingin
      • kalo udah dingin, masukin telur (yang udah dikocok sebelumnya). Kenapa telur baru dimasukin klo udah dingin? Biar nggak matang telurnya :)
      • terus masukin juga keju parut sesuai selera (mau agak asin ya keju-nya yang banyak) aduk adonan sampai merata
      • olesi pinggan tahan panas (ciyee bahasanya) dengan mentega. Masukin adonan, terus taburi keju parut di atasnya sesuka hati.
      • panggang sampai matang (yaaa sekitar 15-30 menit deh)
      • makan…. :p sajikan dengan sambal cabe

          Dan tereret teret inilah jadinya

          macaronni schootelpoto203.jpg

          Nampak enakkah?

          Sebenernya pingin bikin yang agak simple sih buat pertemuan perdana ini, yaaa semacam teri goreng tepung, tapi bahan yang ada di rumah yang bisa kutemukan cuma si macaronni itu, lengkap dengan tanggal kadaluarsa yang tinggal beberapa bulan lagi… sayang klo mama lupa, bisa-bisa tamatlah riwayat si macaronni di dalam tong sampah.

          Saya bikin sendiri masakan serumit ini? Hummm, sebenernya dibantu mama sih, soalnya beliau nggak bisa saya minta keluar dari dapur, dan berkeras klo saya masih perlu banyak belajar. Dan beliau benar :( karena dengan penuh kemenangan, beliau tersenyum gara-gara teknik mencincang bawang saya masih jauh di bawah standar beliau… ukyuuu

          Tapi saya tetep ambil bagian besar kok dalam memasak ini, dan bisa diuji (halah…)

          Oke, see u next time dengan resep yang lain (tapi keknya bakal langsung di blog KMIF deh)

          BTW teman-teman namanya jadi KMIF yah???

          Categories: review Tags:

          FallEnTire

          February 14, 2008 anis 5 comments

          Karena berdasarkan mitos dan beberapa penelitian katanya cokelat itu bisa membuat bahagia, maka malam-malam saat orang-orang rumah bersiap tidur saya malah nyalain kompor, masukin air, cokelat blok bekas bikin puding, susu dan gula, dan mulai memasak sambil berharap “kebahagiaan” akan datang.

          Read more…

          Categories: moment Tags: ,

          Ternyata Susu!!!

          January 27, 2008 anis 8 comments

          Setelah tidak begitu sukses dengan puding, esoknya tanpa menyerah sampai titik darah penghabisan (halah…) saya masak lagi. Kali ini korban saya adalah spaghetti.

          Spaghetti, saya cukup sering memasak pasta jenis ini, tapi entah kenapa rasa sausnya kurang mak nyuss. Tanpa kenal lelah demi sesosok daging cincang di lemari es yang merengek ingin dimakan, maka saya mulai memutar otak untuk mencari cara membuatnya enak. (berlebihan banget ya…)

          Seperti biasa spaghetti direbus, jangan lupa tambahkan sedikit minyak sayur agar tidak lengket dan sedikit garam agar cepat lunak dan agar rasa spaghetti tidak hambar. Jangan terlalu lembek, karena jika sausnya siap, spaghetti akan dimasak lagi untuk meresapkan sausnya. Lagipula, lebih enak kalau agak kenyal.

          Untuk sausnya, Read more…

          Categories: moment Tags:

          Balada Sepasang Puding

          January 27, 2008 anis 3 comments

          Yup, beberapa hari ini karena nggak ada kerjaan, saya mulai ngutak-ngatik lemari dan menemukan beberapa bahan makanan yang meraung-raung ingin dimasak dan dimakan (soalnya tanggal kadaluarsa-nya sebentar lagi, hihi). Maka jadilah saya memasak setelah sekian lama tidak menyentuh kompor.

          Tertarik bikin puding cokelat seudah ngeliat ada sebatang cokelat blok yang nganggur cukup lama di lemari es. Maka sang cokelat blok itu segera saya lumerkan (tahu kan cara melumerkan cokelat biar nggak gosong?) lalu merebus air, gula pasir, dan adonan agar-agar. Setelah mendidih, cokelat yang sudah cair itu dimasukkan. Lalu biarkan sampai mendidih lagi sambil diaduk-aduk. Setelah itu masukkan ke loyang/cetakan dan biarkan dingin.

          Lalu jadinya seperti apa saudara-saudara? Read more…

          Categories: moment Tags: