Epilog Sajadah

Hanya malam biasa seperti malam-malam biasanya
Malam ketika semua terasa sepi dan senyap tanpa suara

Malam ketika Ia mengabulkan do’a
Malam ketika malaikat diutus turun ke bumi
Malam ketika aku rindu suara isak tangis
Malam ketika aku masih terlipat rapi dalam lemari
Malam ketika aku melihatmu masih pulas dalam balutan selimut hangat

Bandung, 27 Juli 2007

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s